SB IPB University Eksplorasi Peran Kampus di Hanyang University, Korea untuk Kemajuan Bangsa

Mahasiswa dari program doktoral Manajemen dan Bisnis (DMB 22) di Sekolah Bisnis IPB University melakukan kunjungan akademik ke Universitas di Seoul, Korea Selatan, pada pertengahan Mei 2025. Acara ini merupakan bagian dari kegiatan Paparan Bisnis dan Manajemen Internasional dengan tema: “Jelajahi Korea: Membina Penelitian, Memajukan Inovasi, Memperkuat Kolaborasi.”

🎓 Penyambutan & Eksplorasi Sejarah Kampus

Rombongan yang terdiri dari 17 mahasiswa disambut hangat oleh Jeeah Young dari International Office Hanyang. Beliau memaparkan sejarah universitas dan prestasi akademiknya. Para mahasiswa juga diajak untuk mengunjungi Museum Sejarah Universitas Hanyangyang mencerminkan peran universitas dalam memajukan ekonomi dan sosial negara.

🔍 Perspektif Global & Pembelajaran Tambahan

Menurut Prof. Dr. Hartoyodosen pembimbing, kunjungan ini memberikan perspektif global — tidak hanya dalam bentuk teori, tetapi juga bukti nyata inovasi dan hilirisasi riset. Tri Raharjo (Komti DMB 22) menambahkan bahwa kunjungan ini memperluas wawasan mahasiswa serta memperkuat komitmen untuk menghasilkan riset yang berdampak.

📌 Kesimpulan: Makna Kunjungan ini

  • Menegaskan Peran Kampus: Kampus semakin nyata berperan dalam memperkuat bangsa melalui kualitas riset dan inovasi.
  • Penguatan Perspektif Global: Mahasiswa DMB memperkuat visi internasional melalui interaksi langsung dengan institusi luar negeri.
  • Mendorong Jejaring: Banyak jejaring baru terbentuk yang berpotensi untuk kolaborasi di masa depan.

Semoga kisah ini dapat menginspirasi kampus-kampus lain untuk lebih aktif dalam menjalin kolaborasi internasional — tidak hanya di IPB, tetapi juga di kampus Anda!

Tim Sapuangin ITS: Triple Triumph at 2025 Shell Eco-Marathon

Tim Sapuangin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mencatat sejarah dengan menjadi juara pertama selama tiga tahun berturut-turut di ajang Shell Eco -Marathon Asia Pasifik & Timur Tengah 2025 Diadakan di Sirkuit Internasional Lusail, Qatar.

Mobil Andalan: Sapuangin XI EVO 4

  • Menggunakan kendaraan tipe Urban Concept Internal Combustion Engine (ICE)mereka berhasil mendominasi kategori on-track.
  • Efisiensi luar biasa tercatat: 513 km/litermelampaui rekor sebelumnya yang berada di angka 482 km/liter.

Penghargaan Off‑Track & Kompetisi Pemrograman Otonom

Mereka juga mengumpulkan berbagai penghargaan di luar lintasan balap:

  • Juara 1 dalam Desain Kendaraan dan Juara 2 dalam Data dan Telemetri.
  • Di dalam Kompetisi Pemrograman Otonom (APC), Sapuangin juga berhasil meraih juara pertama—kendaraan otonom dengan algoritma paling efisien.

Prestasi di Tahun 2025

Kategori Prestasi Tim Sapuangin
Ice on -track Juara 1 Asia Pasifik & Timur Tengah
Efisiensi BBM 513 km/liter (Rekor baru)
Desain Kendaraan Juara 1
Data & Telemetri Juara 2
Pemrograman Otonom Juara 1

Kunci Keberhasilan & Inovasi

  • Pemanfaatan komposit karbon dari kayu bekas box pada stir mobil meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi bobot.
  • Kerja keras, semangat pantang menyerah, dan dukungan dari ITS menjadi fondasi keberhasilan tim.

Dampak yang Lebih Besar

  • Prestasi ini menegaskan reputasi ITS dan Indonesia di kancah internasional.
  • Upaya mereka sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)—berfokus pada energi bersih, inovasi industri, dan produksi yang bertanggung jawab.

Ringkasan

Tim Sapuangin ITS:

  • Membawa pulang gelar juara tiga tahun berturut-turut Dalam kategori es konsep perkotaan,
  • Memecahkan rekor efisiensi bahan bakar: 513 km/liter,
  • Mencapai kesuksesan gemilang dalam kategori off-track dan otonom,
  • Menjadi inspirasi nyata untuk inovasi teknologi mahasiswa Indonesia.